Bunda mariyam. Untuk kedua kalinya Fariz RM ditangkap polisi karena narkoba. Pencipta lagu Sakura ini sudah dua hari bermalam di Polres Jakarta Selatan guna melakukan pemeriksaan. Keluarga dan sahabat pun mulai berdatangan menjenguk Fariz, salah satunya Sys NS.
Usai melihat kondisi fisik Fariz RM, Sys mengaku sedih. Kata Sys, Fariz tampak kurus dibanding penampilan sebelumnya.
"Saya sedih banget lihat Fariz RM, terlihat kurus kerempeng. Dia bilangnya nggak (pakai narkoba) lagi," ungkap Sys NS, di Polres Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2015).
Selain fisik Fariz RM yang terlihat makin kurus, Sys juga menilai penangkapan ini membuat kondisi psikis Fariz RM terganggu. Ayah tiga anak ini tampak lemas dan syok selama menjalani pemeriksaan polisi.
"Saya lihat dia syok banget, terdiam, dan lunglai. Dia menyadari saya tanya, 'loe ditahan 10 hari ketagihan nggak?' Dia bilang, 'nggak'. Nah itu bisa kan. Tapi kenapa dia memakai (narkoba) kan. Polisi juga pasti tahu untuk menangkap dia," tutur Sys NS.
Fariz RM ditangkap Tim Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan di kediamannya Jalan Camar, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Selasa (6/1/2015) pukul 02.00 WIB dini hari. Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket psikotropica jenis heroin dan narkotika jenis ganja serta alat hisap sabu (bong), alumunium foil, dan korek api.
Dari hasil pemeriksaan tes urine, Fariz RM terbukti positif ganja, sabu dan heroin. Ia pun dikenakan tiga pasal sekaligus yakni pasal 111, 112, 114 UU Narkoba. Fariz pun terancam hukuman empat tahun penjara.
Sebelumnya, Fariz RM pernah terganjal kasus penyalahgunaan narkoba pada 28 Oktober 2007. Kala itu Fariz terjaring sebuah razia polisi, dari tangannya kedapatan 1,5 linting ganja seberat 5 gram yang disimpan dalam bungkus rokoknya.
Fariz RM pun divonis delapan bulan penjara dipotong masa hukuman. Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntutnya penjara satu tahun. Setelah itu Fariz RM melanjutkan rehabilitasi di Rumah Sakit Meilia Cibubur.
Sumber : showbiz.liputan6.com
